Charles Hoskinson, pendiri perusahaan blockchain dan penelitian terkemuka, Input Output Global, mengumumkan pada 12 Februari bahwa Midnight, blockchain yang sangat dinantikan dengan fokus privasi dari perusahaan tersebut, akan secara resmi diluncurkan pada minggu terakhir Maret.
Pengumuman ini disampaikan saat pidato kunci Hoskinson di Consensus Hong Kong, menandakan langkah signifikan dalam upaya IOG untuk membawa perlindungan data dan kepatuhan regulasi ke sistem terdesentralisasi.
Dalam pengumuman tersebut, dia menyatakan bahwa, "Kami memiliki beberapa kemitraan signifikan untuk membantu menjalankannya, dan Google adalah salah satunya, serta Telegram adalah mitra lainnya. Kami sangat antusias akan ada lebih banyak lagi yang akan datang."
Simulasi Kota Midnight
Midnight memanfaatkan zero-knowledge (ZK) proofs untuk mengizinkan pengungkapan selektif. Bayangkan sebagai tirai pintar untuk data blockchain, memungkinkan pengguna untuk berbagi hanya apa yang mereka pilih sambil menjaga sisanya tetap privat.
Ini bertindak sebagai mitra chain untuk platform kontrak pintar Cardano dan menawarkan privasi serta kepatuhan regulasi untuk aplikasi terdesentralisasi. Bersamaan dengan timeline mainnet, Hoskinson mengungkap Simulasi Kota Midnight, sebuah platform interaktif yang memberikan gambaran tentang bagaimana Midnight menawarkan privasi yang dapat diskalakan melalui pengungkapan selektif.
Privasi rasional memastikan bahwa data transaksi tetap privat secara default, sementara informasi tertentu dapat dibagikan dengan pihak yang berwenang ketika diperlukan. Fleksibilitas ini membantu menyeimbangkan transparansi dan kerahasiaan di blockchain melalui berbagai tampilan pengungkapan, yang ditetapkan sebagai publik, auditor, dan god, masing-masing dengan tingkat akses yang berbeda.
Simulasi, yang diselenggarakan di Midnight City, mulai beroperasi pada pukul 10:00 waktu Hong Kong hari Kamis; namun, akses publik ke simulasi tetap dilarang hingga 26 Februari, menurut siaran pers.
Simulasi, yang beroperasi di jaringan Midnight dan mendaftarkan agen yang digerakkan oleh AI yang berkolaborasi untuk menciptakan aliran transaksi yang stabil, menunjukkan seberapa baik blockchain dapat memenuhi permintaan dunia nyata dan menyesuaikan skalanya.
IOG menyebutkan bahwa tes ini menunjukkan kemampuan jaringan untuk terus menghasilkan dan memproses proofs dalam skala besar, sebuah langkah signifikan dalam membuktikan kesiapannya untuk penggunaan dunia nyata.
Berita Crypto Terbaru yang Disoroti:
Human API Meluncurkan Platform yang Memungkinkan Koordinasi Tugas AI-ke-Manusia Langsung